Ponorogo — Upaya mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Hal ini terlihat dari penyelenggaraan Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi dan Nasional Tahun 2026 yang digelar pada Selasa, 18 November 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas sekolah dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Tercatat sebanyak 7 sekolah jenjang SMA dan SMK mengikuti sosialisasi calon Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Sementara itu, 26 sekolah dari jenjang SD, MI, SMP, dan MTs hadir sebagai peserta pada sosialisasi calon Sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Jumlah peserta yang beragam ini menjadi bukti bahwa komitmen sekolah di Ponorogo dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan berkelanjutan semakin menguat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam mewujudkan Sekolah Adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Selain itu, sosialisasi ini juga diarahkan untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola Program Sekolah Adiwiyata. Melalui pemahaman yang baik tentang kebijakan, perencanaan, dan pelaksanaan, diharapkan seluruh sekolah peserta mampu melaksanakan program secara efektif.
Tiga narasumber berkompeten hadir memberikan materi dalam kegiatan tersebut, yakni Katenan, S.Pd., M.Pd., Dwi Wahyu Nugroho, S.Pd., dan Himawan Setiyono, S.Pd. Ketiganya menyampaikan materi seputar kebijakan Program Adiwiyata, teknik perencanaan yang tepat, serta implementasi program di sekolah. Penjelasan yang mendalam dari para narasumber diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi sekolah dalam menghadapi proses penilaian Adiwiyata tahun 2026.
Kegiatan yang didanai dari APBD Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo Tahun 2025 ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menjadi pemicu semangat sekolah untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Ponorogo optimis dapat memperluas jumlah sekolah berstatus Adiwiyata di tahun-tahun mendatang. _Aspire



