Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten 2026 Dorong Penguatan Budaya Lingkungan di Sekolah

Kegiatan Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tahun 2026 resmi digelar pada Selasa, 28 Oktober 2025 di Gedung Terpadu Lantai 6. Dimulai pukul 08.30 WIB, kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen sekolah-sekolah di Kabupaten Ponorogo dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Acara berlangsung dengan lancar dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Sebanyak 66 sekolah mengikuti kegiatan ini, terdiri dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Antusiasme para peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi yang disampaikan oleh para narasumber. Hadirnya berbagai jenjang pendidikan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi kebutuhan bersama yang harus diwujudkan secara nyata.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas sekolah dalam mewujudkan Sekolah Adiwiyata, yakni sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Program Sekolah Adiwiyata. Dengan pemahaman yang semakin kuat, diharapkan setiap sekolah mampu merancang dan menjalankan program lingkungan secara terarah dan berkelanjutan.

Tiga materi utama yang disampaikan meliputi Kebijakan, Perencanaan, dan Pelaksanaan Program Adiwiyata. Materi dibawakan oleh narasumber berpengalaman yakni Katenan, S.Pd., M.Pd., Dwi Wahyu Nugroho, S.Pd., dan Himawan Setiyono, S.Pd.. Melalui paparan ini, peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan sekolah menuju Adiwiyata Kabupaten 2026.

Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata ini didukung oleh APBD Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo Tahun 2025. Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh sekolah peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang ramah lingkungan. Acara ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pendidikan dan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau bagi Kabupaten Ponorogo.