Rabu, 26 November 2025, Satgas Penghijauan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo kembali melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi bibit tanaman di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo. Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan kondisi tanaman yang telah ditanam sebelumnya sebagai bagian dari program penghijauan daerah aliran sungai (DAS).
Dalam kegiatan ini, seluruh Bapak Asuh Pohon terlibat langsung turun ke lapangan untuk melakukan penghitungan ulang bibit tanaman yang masih hidup. Para Bapak Asuh didampingi oleh warga desa serta para anak asuh yang membantu pendataan dan pengambilan dokumentasi foto sebagai bahan laporan kepada Satgas DAS Solo. Kolaborasi berbagai pihak ini menjadi kunci penting untuk memastikan keberlangsungan program penghijauan.
Monitoring dilakukan menyeluruh ke berbagai titik penanaman di wilayah Desa Ngindeng. Tim memeriksa kondisi tanaman satu per satu, mencatat pertumbuhan, serta mengidentifikasi bibit yang membutuhkan perawatan tambahan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengevaluasi keberhasilan penanaman, tetapi juga memastikan bahwa setiap tanaman mendapatkan perawatan lanjutan yang memadai.
Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas program penghijauan. Data terbaru mengenai jumlah tanaman yang hidup akan menjadi dasar untuk laporan resmi kepada Satgas DAS Solo, sekaligus bahan evaluasi untuk penanaman tahap berikutnya. Pentingnya akurasi data inilah yang membuat keterlibatan Bapak Asuh dan warga memiliki peran sentral.
Dengan adanya monitoring rutin seperti ini, diharapkan program penghijauan di Desa Ngindeng bisa terus berkelanjutan dan memberikan manfaat lingkungan jangka panjang. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Satgas Penghijauan, Bapak Asuh, dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa upaya menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten dan terukur.


